Petaka Dibalik Reklamasi Teluk Jakarta



Petaka Dibalik Reklamasi Teluk Jakarta

Peristiwa pengerukan lautan menjadi daratan yang beritanya sempat membombastis memenuhi media massa maupun sosial. Seolah-olah peristiwa ini tidak dapat menemui titik akhir, semakin hari masalah tidak malah semakin berkurang namun semakin membesar. Beberapa pihak yang mencoba menghentikan aksi ini harus lebih berlapang dada karena usahanya sia-sia. Banyak pihak lain yang mencoba menghancurkan usaha pihak sekutu. Seperti halnya yang dilakukan pemerintah pusat yang mengutus untuk memberhentikan proyek tersebut, namun dari pemerintahan daerah jakarta khususnya gubernur jakarta sendiri yang biasa dikenal dengan sebutan “Ahok”. dirinya menyebut bahwa pembangunan teluk jakarta ini harus tetap deteruskan padahal dari beberapa pengamat yang ahli dalam bidang tersebut mengatakan jika proyek ini tetap diteruskan maka akan berakibat fatal bukan hanya pada daerah tersebut namun juga daerah sekitarnya, seperti akan dapat merusak biota yang terkandung pada laut tersebut, dan hal itu sudah bisa dikenai sanksi karena ada pasal yang mengatakan akan dijatuhi hukuman bagi siapapun orang yang merusak hasil kekayaan bumu khususnya lautan yang sebagian besar makhluk hidup didalamnya dilindungi oleh pemerintah. dan dalam jangka panjang hal itu cukup membhayakan siapapun yang bertempat tinggal pada teritoria teluk tersebut karena ada hakikatnya itu adalah buatan manusia dan akan sangat berbeda dengan suatu hal ataupun tempat yang sudah diciptakan oleh sang pencipta. dan dari pemikiran penulis sendiri proyek itu memang sangat merugikan dan merupakan petaka khususnya bagi rakyat kecil karena dengan adanya proyek ini maka nelayan-nelayan akan mengalami penurunan hasil tangkapan ikan bahkan mereka bisa sampai kehilangan profesinya tersebut.dan membutuhkan dana yang luar biasa untuk menyelesaikan proyek ini.  selain hal itu jika proyek itu memang benar-benar sempurna dan berhasil dan dibangun perumahan-perumahan penduduk ataupun instansi-instansi negara tentunya yang diuntungkan hanyalah orang-orang yang diatas yang memiliki kemampuan khususnya keuangan. dan seperti yang diramalkan penulis kelak jika dibangunkan perumahan maka perumahan itu akan dibandrol harga yang tidak sedikit melihat dari pembangunan dari proyek ini yang membutuhkn biaya yang cukup menguras kantong kas negara. tentunya yang mampu membeli tempat didaerah tersebut hanyalah orang-orang elite.

Komentar

Postingan Populer