Kiat Mengatasi Anak Maupun Anak Didik Yang Susah Dinasihati
Bismillahirrahmanirrohim,
Beberapa hari lalu saya mengikuti workshop yang membahas
mengenai permasalahan parenting yang acapkali terjadi, baik dalam keluarga
sendiri maupun anak didik. Banyak sekali orang tua ataupun pendidik menyerah untuk menasihati dan mendidik anak-anak yang keras hati.Bahasa
kasarnya mereka sering menyebut anak model tersebut dengan sebutan anak nakal. Notabenenya usia anak-anak sampai remaja merupakan usia peralihan, dimana mereka sedang mencari jati diri dan arah
hidup. Serba penasaran terhadap hal-hal yang dianggapnya masih baru. Pada masa
itulah mereka juga tengah berada pada fase dimana ego dalam posisi tinggi-tingginya dan serba ingin
menang sendiri. Jadi, tidak bisa disalahkan sepenuhnya apa yang mereka lakukan.
Namun, juga tidak bisa dibiarkan sepenuhnya tindakan mereka tersebut. Disini
peran orang tua dan pendidik di sekolah maupun luar sekolah sangat berperan penting dan berpotensi untuk membentuk karakter mereka.
Ning Evi, merupakan salah satu trainer yang sudah banyak
menyelesaikan banyak permasalahan terhadap anak dengan laar belakang yang
beraneka ragam. Beliaulah yang berbagi ilmu parenting di workshop kemarin. dengan kehendak Allah, agar ilmu yang saya
dapat ketika workshop kemarin bisa diamalkan oleh orang banyak, maka saya akan berbagi lewat tulisan sederhana ini, khususnya tulisan ini diperuntukkan untuk para orang tua mupun
pendidik, namun saya fikir juga penting diketahui banyak orang dari berbagai kalangan.
Terkait yang seharusnya dilakukan oleh orang tua, khususnya ibu terhadap anak berikut hasil rangkuman saya kemarin.
Agar setiap waktu yang dibutuhkan anak adalah seorang ibu. Seperti bangun tidur yang pertama kali dilihat ibunya, bangun tidur yang pertama kali dilihat adalah ibunya, berangkat sekolah bertemu ibunya lagi. Dan wahai para ibu untuk sebisa mungkin sebelum sianak tersebut tidur, usahakan untuk meminta maaf, jangan malu ataupun gengsi, karena sebagai orang tua bisa saja luput dari hal yang menciptakan dosa atas perlakukan terhadap anaknya.
Terkait yang seharusnya dilakukan oleh orang tua, khususnya ibu terhadap anak berikut hasil rangkuman saya kemarin.
Agar setiap waktu yang dibutuhkan anak adalah seorang ibu. Seperti bangun tidur yang pertama kali dilihat ibunya, bangun tidur yang pertama kali dilihat adalah ibunya, berangkat sekolah bertemu ibunya lagi. Dan wahai para ibu untuk sebisa mungkin sebelum sianak tersebut tidur, usahakan untuk meminta maaf, jangan malu ataupun gengsi, karena sebagai orang tua bisa saja luput dari hal yang menciptakan dosa atas perlakukan terhadap anaknya.
Sebelum anak sekolah usahakan bisiki anak tersebut bacaan al-ikhlas
sebanyak tiga kali, an-nas, al-falaq, ayat kursi, dan Al-Baqoroh ayat terakhir
(lillahima) kemudian tiup pada telinga si anak.
Lakukan setiap hari ya bundaa. InsyaAllah lantaran ini anak-anak yang akan berbuat buruk akan terbayang-bayang wajah ibunya. Semisal sianak mau mencuri, maka yang terbayang didiepan matanya adalah wajah ibunya maka sianak tidak jadi melakukan perbuatan tersebut.
Lakukan setiap hari ya bundaa. InsyaAllah lantaran ini anak-anak yang akan berbuat buruk akan terbayang-bayang wajah ibunya. Semisal sianak mau mencuri, maka yang terbayang didiepan matanya adalah wajah ibunya maka sianak tidak jadi melakukan perbuatan tersebut.
Hal ini juga berlaku untuk para pendidik yang merasa ada anak
didiknya sulit diatur dan keras hati, bisa dilakukan hal diatas InsyaAllah
lantaran Allah anak tersebut akan tunduk dan manut. Seperti yang dilakukan Ning Evi
ketika mengobati anak-anak yang sudah kecanduan berat narkotika, dengan cara
diatas dan pendekatan yang halus akan bisa disembuhkan.
Wallahua’lam
18 Februari 2019

Komentar
Posting Komentar